Saturday, July 2, 2016

0 Wartawan Sosmed

Saat ini semua orang sudah jadi wartawan, minimal wartawan sosmed. Sehingga banyak diantara kita suka posting kejadian-kejadian di sekitar kita yang bisa kita temui. Semua wartawan sosmed ini berlomba-lomba menyebarkan berita / kejadian yang ditemuinya, baik itu di jalan, di kampus, di mesjid dimanapun. Seolah ada rasa bangga dapat menjadi yang pertama yang memberitakan kejadian.
Kita juga sering melihat video amatir yang sering digunakan oleh TV nasional untuk memberitakan kejadian besar yang karena bersifat tak terduga, maka seringkali mengandalkan masyarakat / wartawan sosmed untuk mengambil gambar terfaktual langsung dari tempat kejadian. Kita ingat kejadian teror di plaza Sarinah, itu kalau kalian liat, mana ada orang yang ketakutan ama teroris, yang ada malah semuanya pegang HP buat merekam gambar...!!! Coba liat, sepertinya ada yang hilang dari keadaan ini, kalau kita mau memahaminya...
Tulisan ini terinspirasi oleh sebuah tayangan di fesbuk saya, ketika saya melihat sebuah gambar orang yang sedang sekarat setelah terjun (bunuh diri) dari atas papan reklame di Surakarta. Orang-orang mengelilinginya sambil memegang Hp di tangan masing-masing. Coba kawan,.. lihat.. Ada yang hilang dari keadaan ini. Saya tidak dapat menjelaskan perasaan saya ini, tapi yang jelas, saya kurang senang... entah kenapa kita jadi orang yang sudah tidak sensitif lagi, kenapa semua sibuk berbangga dengan postingan kejadian-kejadian seperti pewarta. Kenapa tidak ada lagi orang yang merasa sibuk ingin membantu orang lain yang lagi kemalangan... Terkadang Sosmed membuat saya ngeri...
Ini hanya buat perenungan kawan, saya tidak akan mengambil kesimpulan apapun... thanks yang udah baca...

Korban dibiarkan, yang penting ambil gambar buat posting, keren...???

0 comments:

Post a Comment

Berkomentar dengan bijak adalah cermin kedewasaan

 

JTIE (Just Take It Easy) Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates