Friday, January 4, 2013

0 Bagaimana mata bekerja

Beautiful eyes..
Mata merupakan anugrah terindah yang kita miliki. Bisa jadi, dari seluruh panca indera yang kita miliki, mata menyumbang fungsi yang paling dominan. Disamping itu mata juga merupakan karya seni ilahi yang sangat tinggi, meliputi keindahannya, mekanismenya atau cara kerjanya serta hal-hal lainnya yang bersifat misteri. Dalam mata kita dapat mengetahui keadaan kesehatan fisik maupun jiwanya. Dalam mata kita dapat mengetahui suasana hati seseorang. Mata jendela bagi jiwa dan raga seseorang.

Bagaimana sebetulnya mata bekerja?

Penglihatan atau visi dimulai ketika sinar cahaya yang terpantul obyek masuk ke dalam mata melalui kornea, yang meliputi jaringan luar transparan mata. Pantulan cahaya dari benda tersebut akan diterima oleh kornea dan diteruskan ke lensa melalui pupil, Iris mata atau bagian berwarna dari mata yang mengelilingi pupil, membuka dan menutup (membuat pupil lebih besar atau lebih kecil) untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati. Sinar cahaya kemudian melewati lensa, yang benar-benar berubah bentuk sehingga dapat lebih menekuk sinar dan fokus mereka pada retina di belakang mata. Retina adalah lapisan tipis dari jaringan di belakang mata yang mengandung jutaan sensor sel saraf cahaya kecil  yang disebut rods dan cones, yang diberi nama tersebut karena bentuk. Cones terkonsentrasi di pusat retina, di daerah yang disebut makula.


Dalam kondisi cahaya terang, Cones memberikan kejernihan penglihatan, ketajaman penglihatan dan mendeteksi warna dengan detail. Rods terletak di luar makula dan panjang sampai ke tepi luar retina. Kedua fungsi tersebut memberikan visi periferal atau pandangan samping. Rods juga memungkinkan mata untuk mendeteksi gerakan dan membantu kita melihat dalam cahaya redup pada malam hari. Sel-sel di retina mengkonversi cahaya menjadi impuls listrik. Saraf optik mengirimkan impuls ke otak di mana gambar dihasilkan.



Berikut adalah ilustrasi dari Rods dan Cones





Artikel lain :
Mengapa Manusia "Menguap"
Manusia menjadi semakin bodoh

0 comments:

Post a Comment

Berkomentar dengan bijak adalah cermin kedewasaan

 

JTIE (Just Take It Easy) Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates